
Keringat, apa yang ada dibenak anda ketika tersiur kata ini. butuh atau malah anda risih ?. suka atau tidak suka keringat adalah salah satu zat hasil dari system ekskresi yang dikeluarkan melalui sel kulit. Untuk sekedar mengingat pelajaran seputar biologi, system ekskresi terdiri dari 4 organ yakni KuPaHatGin diantaranya adalah Kulit yang menghasilkan keringat, Paru-paru yang mengeluarkan zat Karbondioksida (CO2), Hati yang menghasilkan empedu, dan Ginjal yang mengeluarkan sel urin. Oke, Back to the topic. Keringat yang dalam bahasa inggrisnya sweat (klu lupa inget aja pocari sweat yah artinya keringat pocari, lol!) merupakan hasil metabolisme tubuh yang mengandung air dan senyawa garam yang diekskresikan melalui kulit.
Anyway, apakah keringat itu merugikan ? atau malah menguntungkan ?
Let’s discuss

Menurut sebagian besar yang beranggapan keringat itu menguntungkan.
Ehm, dewasa ini semakin banyak orang yang menginginkan tubuhnya untuk enak dipandang dan dilihat dengan cara membuat tubuhnya menjadi ideal (tubuh ideal dapat dihitung dengan cara: tinggi badan – berat badan = 110). Salah satu cara untuk mewujudkan impian untuk membentuk tubuh ideal adalah atur pola makan dan perbanyak olahraga. Lalu apa hubungannya dengan keringat ?. itu pertanyaan yang jawabannya gampang namun tidak cukup gampang untuk dibuktikan. Seseorang yang ingin mengidealkan tubuh ia harus membakar lemak berlebih yang tersimpan di bawah jaringan kulit. Membakar lemak ? pake minyak tanah dan korek api ? (ongok-ongok). Lemak yang dibakar yang terbukti dengan banyaknya keringat yang bercucuran mengindikasikan bahwa seseorng tersebut telah membakar sejumlah lemak yang terdapat dibawah jaringan kulit tersebut. Caranya ? yah mungkin dengan berolahraga jogging, atau yang lebih praktis dan banyak dipilih sebagian orang yakni fitness. Yah fitness. Sebagian orang yang ingin mengidealkan tubuhnya memilih fitness sebagai cara untuk membakar lemak mereka sehingga keringat dapat keluar dengan derasnya dan dibuktikan dengan berat badan mereka yang menurun perlahan. Alternatif ini dipilih karena media ataupun tempat yang nyaman dan tersedia lengkap sesuai dengan yang kita minati sehingga kebanyakan orang mengabil alternative ini.

Oke, lanjut lagi ke keringat. Keringat yang dihasilkan dari pembakaran lemak yang baik dilakukan secara sengaja maupun tidak sengaja semata-mata merupakan indikasi seseorang tersebut sehat atau tidak/kurang sehat. Maka dari itu keringat dapat juga menguntungkan jika dalam konteks yang sesuai, baik sesuai dengan waktu dan tempat keringat tersebut keluar, maupun ukuran kadar keringat yang keluar.
Next, keringat yang dianggap sebagai parasit atau pengganggu.
Yeah, keringat adalah sesuatu yang tidak ingin ada untuk para hyperhidrosis (red : hyper: berlebihan; hidrosis: cairan)). Gara-gara keringat itulah ada penyakit hyperhidrosis. Hyperhidrosis tersebut yaitu adalah jenis kelainan ataupun penyakit yang berupa keluarnya keringat secara berlebih. mungkin bukan hannya untuk hyperhydrosis melainkan untuk semua orang yang merasa risih akan timbulnya keringat tersebut.
hal-hal yang dapat kita rasakan jika keringat itu mengucur dari tubuh kita :
1. adanya rasa minder karena takut ada aroma yang kurang sedap yang diakibatkan karena kadar keringat yang keluar dari pori-pori kulit
2. merusak PD. yah jujur aja yah, klu keringatan gitu pasti rada-rada kurang pede lah udah rapi-rapi eh tapinya keringetan
3. membuat penampilan kurang sempurna. apa yang ada dibenak kalian jika anda sudah keren + rapi tetapi keringat mengganggu anda ?

4. salah tingkah. tentunya anda pasti salah tingkah juka anda keringatan. karena takut diliat orang atau takut apapunlah..
5. risih. risih atau tidak kalian jika anda keringatan ? pastinya anda akan risih jika anda mengalami keringat berlebih, terlebih ketika anda tidak membutuhkan keringat itu.
6. mungkin banyak lagi kerugian-kerugian yang tidak ingin diharapkan oleh sebagian orang dari "keringat" tersebut
Tidak ada komentar:
Posting Komentar